Misi Pos 3 Wahana Terumbu Karang (Ibu Profesional dan 4 Keterampilan Dasar Sebagai Orang Tua)

Misi Pos 3 Wahana Terumbu Karang (Ibu Profesional dan 4 Keterampilan Dasar Sebagai Orang Tua)

Misi Pos 4 Wahana Terumbu Karang

Perjalanan wisata di pos 3 kali ini disuguhi mengenai pengertian Ibu Profesional dan 4 ketrampilan dasar sebagai orang tua.

Lalu apa itu ibu profesional?? Ibu profesional adalah ibu yang bangga sebagai pendidik anaknya, menjadi pendamping anaknya dan senantiasa memantaskan diri untuk memiliki kualitas yang baik dalam mengelola keluarganya.

Tidak ada ibu bekerja ataupun tidak bekerja, karena semua ibu sama-sama bekerja. Ada yang memilih bekerja di ranah domestik dan juga di ranah publik. Keduanya sama-sama mulia, yang membedakan hanyalah kesungguhannya

~Septi Peni W~

Ibu profesional tidak melulu kita lihat dari seorang ibu yang meninggalkan pekerjaannya dan hanya fokus dengan pekerjaan domestik. Atau Ibu yang tetap bekerja di ranah publik dan memiliki jabatan tinggi, Tapi semua ibu yang bekerja di ranah domestik ataupun di ranah publik tetapi selalu berusaha meningkatkan kualitas diri dan selalu memantau, mendampingi, dan mendidik anaknya.

Dalam mendampingi dan mendidik anaknya ada beberapa transformasi, dari jaman dulu yang orang tua selalu menempatkan dirinya sebagai guru (harus digugu dan ditiru), lalu bertransformasi menjadi orang tua adalah fasilitator yang perannya hanya mendampingi anak belajar, dan sekarang di era perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang pesat ini orang tua dan anak harus bersama-sama mencari tahu dan belajar bersama anak

Dari transformasi peran orang tua terakhir ini diperlukan ketrampilan-ketrampilan, apa itu?

  1. Belajar mengelola mental stage, disini kita harus punya mental sebagai orang dewasa yang bisa berakting kapan menampakkan sisi sebagai orang tua, kapan sebagai anak. Karena mental orang dewasa ia punya fakta, data, dan problem solving
  2. Komunikasi sebaya, hindari kalimat menasihati, jadilah pendengar yang baik, sesuaikan cara berpikir/kalimat/bahasa anak
  3. Senantiasa mengupgrade diri, karena anak tidak suka orangtua yang monoton
  4. Belajar memberikan apresiasi secara spesifik, bukan evaluasi

Itulah poin-poin penting di wahana terumbu karang ini,, intinya ketika aku mau jadi Ibu Profesional maka aku harus berani berubah, dan untuk melakukan perubahan aku harus fokus dan menentukan bagian mana yang akan aku ubah. Jadilah aku harus punya target capaian setidaknya setelah mengikuti kuliah bunda sayang ini.

Lalu apa target capaian ku?? Dilihat dari strong why yang sudah aku buat di pos 2 kemarin “aku harus menyisihkan minimal 1 jam setiap harinya benar-benar membersamai anak tanpa gadget dan dengan kurikulum bermain yang sudah terencana dengan penuh senyuman” jadi target yang harus aku capai

  • Faham dan bisa praktek membuat kurikulum bermain anak
  • Praktekkan management gadget
  • Tiap hari di kalender terisi dengan sticker senyuman
  • Tidak meluapkan emosi negatif di depan anak
  • Jadwal harian dijalankan dengan baik
  • Ibadah tertib di awal waktu bersama anak
  • Faham dan bisa praktek cara memahami bakat dan minat anak

#prabunsay7

#transcityharmoni

#institutibuprofesional

#ibuprofesionalforindonesia

#semestakaryauntukindonesia

Tinggalkan komentar